Peringati HLH 2026, DLH Kota Tangerang Gencarkan Edukasi Lingkungan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Tangerang,Suaraaspirasi.id – Momentum Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota Tangerang sebagai penguat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata. Mengusung tema “Aksi untuk Iklim”, berbagai program kolaboratif terus digencarkan untuk membangun budaya peduli lingkungan yang melibatkan masyarakat, dunia pendidikan, hingga sektor usaha.
Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kota Tangerang menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung sejak akhir Mei dan akan berlanjut hingga penghujung Juni 2026. Beragam agenda tersebut dirancang tidak hanya sebagai seremoni tahunan, melainkan sebagai ruang memperkuat kesadaran kolektif sekaligus mendorong aksi nyata dalam menjaga kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi momentum penting untuk memperluas partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, kami melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari akhir Mei hingga akhir Juni. Ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran sekaligus memperkuat keterlibatan seluruh elemen masyarakat terhadap isu lingkungan hidup,” ujar Wawan, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, tantangan lingkungan saat ini membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Pemerintah, masyarakat, sekolah, dan dunia usaha dinilai memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang sehat, bersih, dan tangguh terhadap dampak perubahan iklim.
Sebagai bagian dari rangkaian HLH 2026, DLH Kota Tangerang telah melaksanakan sejumlah agenda strategis, mulai dari uji emisi kendaraan roda empat di dua lokasi, forum edukasi lingkungan, penguatan kemitraan bersama dunia usaha, hingga penguatan pendidikan lingkungan melalui Program Sekolah Adiwiyata.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian ialah Sosialisasi Program Sekolah Adiwiyata dan Launching Lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) bagi Sekolah Adiwiyata Mandiri yang digelar di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sekolah tingkat SD, SMP, Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Tangerang sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter peduli lingkungan sejak usia dini.
“Kemarin kita melaksanakan sosialisasi untuk sekolah Adiwiyata tingkat SD, SMP, MI, dan MTs se-Kota Tangerang. Ini merupakan kolaborasi bersama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Tangerang agar kesadaran lingkungan dapat tumbuh sejak dini di lingkungan sekolah,” jelas Wawan.
Ia menilai, pendidikan lingkungan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap isu kebersihan, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya, hingga tantangan perubahan iklim di masa depan.
Penguatan Program Adiwiyata di Kota Tangerang pun menunjukkan capaian positif. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 167 sekolah meraih predikat Adiwiyata tingkat kota, 252 sekolah tingkat provinsi, lebih dari 90 sekolah tingkat nasional, serta 44 sekolah Adiwiyata Mandiri.
Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya komitmen dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, aman, sekaligus berwawasan lingkungan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengapresiasi kolaborasi antara DLH, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama dalam memperkuat budaya lingkungan di sekolah.
“Capaian ini tentu patut disyukuri. Ke depan, kami akan terus mendorong semakin banyak sekolah yang terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, nyaman, dan asri,” ujarnya.
Selain memperkuat pendidikan lingkungan, DLH Kota Tangerang juga mendorong partisipasi sektor industri melalui forum pengelolaan lingkungan hidup dan pemberian penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) kepada perusahaan yang dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap pengelolaan lingkungan.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia usaha yang berhasil menerapkan praktik industri berkelanjutan melalui pengendalian pencemaran, pengelolaan limbah, efisiensi sumber daya, serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan hidup.
“Hari ini kita melaksanakan forum bersama para pelaku usaha sekaligus menyerahkan penghargaan PROPER kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki komitmen baik dalam menjaga kualitas lingkungan usahanya sesuai dengan kaidah dan aturan lingkungan hidup,” tambah Wawan.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Sekolah Adiwiyata sangat penting karena membentuk perilaku hidup bersih dan sehat yang tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga dibawa ke lingkungan tempat tinggal masing-masing,” kata Sachrudin.
Tidak hanya fokus pada edukasi dan kolaborasi lintas sektor, rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 juga akan diisi dengan langkah konkret penguatan pengawasan lingkungan, termasuk penertiban tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran tanah dan air.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang berharap semangat “Aksi untuk Iklim” tidak berhenti pada peringatan tahunan semata, tetapi mampu tumbuh menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan Kota Tangerang yang lebih bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(kl)







