Hai, kami hadir dengan lebih segar!

Kota Serang

Bantuan Presiden Prabowo, Jembatan Beton di Walantaka Dibangun untuk Lancarkan Akses Warga

Kota Serang, Suaraaspirasi.id – Penantian panjang warga Iink. Kampung Sadik, Kelurahan Pager Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, selama hampir 40 tahun akhirnya mulai terjawab. Wali Kota Serang Budi Rustandi bersama Kodim 0602/Serang melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan jembatan beton yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui TNI AD, dengan Kodim 0602/Serang sebagai pelaksana. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus menjadi penggerak perekonomian masyarakat.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan pembangunan jembatan merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dengan TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan jembatan yang sudah hampir 40 tahun dinantikan masyarakat. Ini merupakan bantuan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Kodim 0602/Serang. Kami mengapresiasi Pak Dandim yang telah mengakomodasi usulan dari Kota Serang sehingga pembangunan ini bisa terlaksana,” ujar Budi, saat peletakan batu pertama (groundbteking) pembangunan jembatan perintis Garuda PKN Tingkat II Tahun 2026, Jum’at (31//7/2026).

Ia menegaskan, kolaborasi antara Pemerintah Kota Serang dan Kodim 0602/Serang akan terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dan bantuan pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah bersama TNI hadir untuk rakyat. Kami ingin pembangunan berjalan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0602/Serang Letkol Arm. Oke Kristiyanto menjelaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program bantuan tahap keenam yang dilaksanakan Kodim 0602/Serang.
Menurutnya, pada tahap ini terdapat tiga pembangunan jembatan, yakni dua di wilayah Kota Serang dan satu di Kabupaten Serang. Secara keseluruhan, Kodim 0602/Serang akan membangun 11 jembatan, dengan dua di antaranya telah selesai.

“Jembatan ini memiliki panjang sekitar delapan meter dengan lebar empat meter. Kami berharap dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi karena akses jalan menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Ia mengungkapkan usulan pembangunan bermula dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Danramil, kemudian dikoordinasikan bersama Pemerintah Kota Serang dan Dinas Pekerjaan Umum sebelum diteruskan ke pemerintah pusat hingga akhirnya direalisasikan.

“Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu. Jika berjalan lancar, dalam waktu sekitar satu bulan ke depan jembatan sudah bisa diresmikan,” katanya.
Dandim juga mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga proses pembangunan agar berjalan tanpa hambatan.

“Kami mohon dukungan seluruh warga untuk membantu mengamankan dan menjaga pembangunan ini sehingga dapat selesai sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Antusiasme warga terlihat dari sambutan tokoh masyarakat setempat. Ketua Forum RT/RW Kecamatan Walantaka, H. Hudari, mengaku bersyukur karena harapan masyarakat yang telah diperjuangkan selama puluhan tahun akhirnya menjadi kenyataan.

“Alhamdulillah kami sangat bangga dan berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden, Wali Kota Serang, dan Pak Dandim. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menjadi akses utama bagi warga untuk bekerja dan beraktivitas,” katanya.

Hudari mengungkapkan selama ini dirinya bersama warga telah beberapa kali mengusulkan pembangunan jembatan, namun baru kali ini dapat direalisasikan.

“Sudah sekitar 40 tahun masyarakat menunggu. Mudah-mudahan setelah jembatan ini selesai, pembangunan jembatan lain di sekitar wilayah ini juga dapat dilanjutkan karena masih ada beberapa titik yang kondisinya sama dan sangat dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

Perlu disampaikan bahwa Pembangunan jembatan beton di Kelurahan Pager Agung menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI AD, pemerintah pusat, dan masyarakat mengusung tema TNI AD Hadir untuk rakyat. Kehadiran infrastruktur tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal, membuka akses kerja yang lebih mudah, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan. (Adt)

Rekomendasi untuk Dibaca

Suaraaspirasi.id