Hai, kami hadir dengan lebih segar!

Nasional

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Tutup Usia

JAKARTA,Suaraaspirasi.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan berita duka cita yang mendalam atas berpulangnya Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Jarwansah, pada Minggu (20/9) pagi. Upacara penghormatan terakhir telah dilangsungkan dengan khidmat sebelum jenazah diterbangkan menuju Aceh melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Pria kelahiran Banda Aceh ini mengembuskan napas terakhir di RS Brawijaya Saharjo, Jakarta Selatan, pada pukul 09.12 WIB. Sebelumnya, pada hari Jumat lalu, Almarhum sempat menjalani operasi bypass akibat penyakit jantung yang dideritanya. Namun, kondisi kesehatan beliau pascaoperasi berangsur menurun hingga akhirnya berpulang.

Almarhum yang wafat pada usia 56 tahun ini memulai karier di BNPB pada tahun 2018 sebagai Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Pelaporan. Selanjutnya pada 2019, Jarwansah ditunjuk sebagai Direktur Bantuan Darurat pada Deputi Bidang Penanganan Darurat.

Dedikasi dan kinerjanya yang luar biasa mengantarkan beliau untuk mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, setelah dilantik oleh Kepala BNPB kala itu, Letjen TNI Ganip Warsito, pada 10 Juni 2021.

Jejak pengabdian Almarhum telah terukir panjang, berawal dari profesinya sebagai guru di SMEA Negeri Kutacane pada periode 1995–2001. Beliau kemudian melanjutkan pengabdian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, di antaranya berdinas di Dinas Pendidikan dan Bappeda. Sebelum bergabung dengan jajaran pimpinan BNPB, beliau juga pernah mendedikasikan dirinya di Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, secara langsung memimpin upacara penghormatan terakhir sekaligus melepas keberangkatan jenazah di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada siang harinya. Prosesi tersebut turut dihadiri oleh sejumlah jajaran pimpinan tinggi BNPB.

Semasa hidupnya, Almarhum dikenal sebagai sosok teladan yang berintegritas, pekerja keras, dan memiliki dedikasi tinggi dalam misi kemanusiaan, khususnya pada upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di seluruh pelosok negeri. Penghargaan terakhir atas pengabdiannya kepada negara adalah penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada 6 Juli 2026 lalu.

Segenap keluarga besar BNPB mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala darma bakti dan dedikasi Almarhum dalam penanggulangan bencana di Tanah Air. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.(Red)

Rekomendasi untuk Dibaca

Suaraaspirasi.id