Disperindag Provinsi Banten Hadiri Panen Raya dan Pengukuhan Swasembada Pangan Bersama Presiden RI

Serang,Suaraaspirasi.id — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengukuhan Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui video conference dan dipusatkan di Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan, kawasan Danau Tasikardi, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Rabu, (7/1/26).
Panen Raya dan Pengukuhan Swasembada Pangan secara nasional dibuka langsung oleh Presiden RI dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dan diikuti secara serentak oleh berbagai daerah di Indonesia.
Di Provinsi Banten, kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Banten bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Provinsi Banten, Kapolda Banten, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Danrem 064/Maulana Yusuf, perwakilan TNI dan Polri, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Banten, BPS Provinsi Banten, Bulog, Perhutani, Balai BMRP, Bupati Serang, Wakil Wali Kota Serang, serta unsur Muspida se-Provinsi Banten.
Disperindag Provinsi Banten pada kegiatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Dinas, Dr. TB. Regiasa Fajar, SE., M.TP., mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, H. Babar Suharso, ST., M.Si.
Dalam rangkaian kegiatan nasional, Presiden Republik Indonesia meninjau sejumlah stan pangan yang menampilkan produk beras, benih padi, serta paparan terkait anggaran pangan pemerintah. Presiden juga meninjau langsung area persawahan yang siap panen sebagai simbol penguatan ketahanan dan pencapaian swasembada pangan nasional.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Banten secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani Tunas Harapan. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa.
Melalui momentum Panen Raya dan Pengukuhan Swasembada Pangan ini, Disperindag Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan pangan daerah, meningkatkan kinerja pelayanan, serta memperkuat sinergi dan kekompakan seluruh jajaran, khususnya di awal tahun anggaran 2026.(Adt)







