MA Swasta di Banten Bakal Masuk Program Sekolah Gratis Tahun Ajaran 2026/2027

Kota Serang – Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) memastikan Madrasah Aliyah (MA) swasta akan mulai diakomodasi dalam program Sekolah Gratis pada tahun ajaran baru 2026/2027. Kebijakan ini diambil untuk memperluas akses pendidikan sekaligus membantu keberlangsungan sekolah swasta yang selama ini menghadapi keterbatasan jumlah peserta didik.
Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Jamaluddin, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penguatan program sekolah gratis yang sudah berjalan hampir satu tahun terakhir di Banten. Saat ini pemerintah tengah melakukan penyesuaian regulasi sebagai dasar pelaksanaan kebijakan tersebut.
Menurutnya, penyesuaian dilakukan melalui revisi Peraturan Gubernur (Pergub) agar program sekolah gratis dapat mengakomodasi Madrasah Aliyah yang sebelumnya belum masuk dalam skema program.
“Insyaallah pada tahun ajaran baru ini bisa direalisasikan. Pergub sedang kami sesuaikan, bukan menghapus aturan yang ada, tetapi menambahkan poin-poin agar MA swasta bisa masuk dalam program sekolah gratis,” kata Jamaluddin. Kamis, (12/3/26).
Ia menjelaskan, Pemprov Banten juga tengah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Banten untuk memetakan jumlah sekolah serta data siswa MA yang berpotensi masuk dalam program tersebut
Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi pendidikan di daerah.
Berdasarkan perhitungan sementara, program sekolah gratis untuk Madrasah Aliyah diperkirakan dapat menyasar sekitar 45 ribu siswa di Banten. Namun demikian, jumlah pasti sekolah maupun siswa yang akan menerima manfaat masih dalam tahap pembahasan.
Jamaluddin menyebutkan, penentuan jumlah peserta program nantinya juga akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten.
“Kita masih menunggu arahan dari Pak Gubernur, termasuk melihat kekuatan APBD. Nanti berapa persen yang bisa diakomodasi akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ujarnya.
Dengan masuknya Madrasah Aliyah swasta dalam program sekolah gratis, Pemprov Banten berharap pemerataan akses pendidikan menengah dapat semakin luas sekaligus memberikan dukungan bagi sekolah-sekolah swasta agar tetap mampu beroperasi dan memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. (Adv)







