Hai, kami hadir dengan lebih segar!

Kota Serang

Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Masuki Tahap Lelang, Pemkot Targetkan Pembangunan Dimulai Bulan Depan

SERANG KOTA,Suaraaspirasi.id  Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang saat ini telah memasuki tahap lelang dan ditargetkan mulai dikerjakan pada bulan depan.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, proses lelang sebelumnya dilakukan peninjauan ulang menyusul adanya perubahan aturan terkait analisa upah dalam pekerjaan konstruksi.

“Sudah masuk tahap lelang setelah dilakukan review kembali karena ada aturan terkait upah. Mudah-mudahan segera ada pemenangnya dan pembangunan Alun-alun Kota Serang bisa segera dimulai,” ujar Budi Rustandi, Senin 18 Mei 2026.

Menurut Budi, Pemerintah Kota Serang menargetkan pembangunan tahap awal dapat segera berjalan agar revitalisasi alun-alun rampung pada Desember 2026.

“Targetnya bulan depan sudah mulai pembangunan tahap awal. Kita mengejar agar Desember nanti sudah selesai dan bisa di-launching,” katanya.

Terkait proses tender, Budi menjelaskan seluruh tahapan teknis berada di bawah kewenangan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ).

Ia berharap perusahaan yang nantinya terpilih benar-benar memiliki kualitas dan kemampuan yang baik sehingga proyek dapat berjalan optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

“Yang penting mendapatkan pemenang yang bagus, sesuai aturan, sesuai kompetisi, dan pekerjaannya juga berkualitas,” ujarnya.

Budi juga memastikan proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang akan mendapat pendampingan dari Kejaksaan, sebagaimana proyek strategis lainnya di Kota Serang.

Menurutnya, pendampingan tersebut dilakukan agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai prosedur dan menghindari potensi kesalahan administrasi maupun kebijakan.

“Semua pembangunan strategis di Kota Serang didampingi oleh kejaksaan agar pelaksanaannya berjalan sesuai prosedur,” katanya.

Selain revitalisasi kawasan alun-alun, Pemkot Serang juga menyiapkan penataan lalu lintas di sekitar lokasi proyek.

Median jalan di kawasan tersebut direncanakan dibongkar dan diperlebar untuk mendukung penataan kawasan pusat kota. Selain itu, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Ramayana juga akan dibongkar.

“Median jalan akan dibongkar dan diperlebar. Termasuk JPO di depan Ramayana juga akan dicabut sebagai bagian dari penataan kawasan,” jelas Budi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan evaluasi ulang terhadap perencanaan proyek dilakukan agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih matang.

Menurutnya, evaluasi dilakukan karena adanya penyesuaian harga dan analisa upah dalam proyek konstruksi.

“Kami melakukan penyempurnaan terhadap konsep perencanaan yang sebelumnya sudah ada agar pelaksanaan pekerjaan nantinya lebih maksimal,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisasi perubahan pekerjaan atau contract change order (CCO) saat proyek berjalan.

“Harapannya pada saat pelaksanaan tidak lagi terjadi perubahan-perubahan pekerjaan di tengah proses pembangunan,” katanya.

Iwan juga menyebut jumlah peserta lelang revitalisasi Alun-alun Kota Serang cukup tinggi. Namun proses evaluasi tetap dilakukan oleh BPBJ sesuai ketentuan.

“Informasinya peserta cukup banyak, namun proses evaluasi sepenuhnya menjadi kewenangan BPBJ,” ujarnya.

Proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang diketahui bersumber dari APBD Kota Serang dengan nilai anggaran sekitar Rp48 miliar.(Adt)

Rekomendasi untuk Dibaca

Suaraaspirasi.id