Hai, kami hadir dengan lebih segar!

Kota Serang

Wali Kota Serang Perkuat Program Ayah Asuh, Anak Yatim Terima Bantuan Perlengkapan Sekolah

SERANG KOTA,Suaraaspirasi.id  – Wali Kota Serang Budi Rustandi terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim melalui Program Ayah Asuh. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengunjungi SDN Cilaku dan SMP Negeri 11 Kota Serang, Kecamatan Curug, Jumat (17/7/2026), sekaligus menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada para peserta didik yatim.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menghadirkan pendampingan moral dan psikologis bagi anak-anak yang telah kehilangan sosok ayah.

Selain memberikan bantuan berupa tas, buku, pulpen, dan pensil, Wali Kota juga menyampaikan motivasi agar mereka tetap semangat menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.

Budi Rustandi mengatakan kehadirannya bukan semata-mata sebagai kepala daerah, melainkan sebagai sosok yang ingin memberikan rasa aman, perhatian, dan kasih sayang kepada anak-anak yatim.

“Saya hadir sebagai Wali Kota untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yatim supaya mereka tidak merasa sedih karena tidak memiliki ayah,” ujar Budi.

Ia menegaskan, anak-anak yatim harus mengetahui bahwa mereka tidak sendiri karena pemerintah hadir memberikan dukungan dan pendampingan.

“Saya ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri, ada saya yang hadir sebagai ayah bagi mereka,” katanya.

Kunjungan tersebut diawali di SDN Cilaku yang berada di Jalan Raya Petir, Kelurahan Cilaku, Kecamatan Curug, kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 11 Kota Serang di Jalan Ki Ajarum Nomor 50, Kecamatan Curug.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Ahmad Nuri serta Camat Curug.

Menurut Budi, Program Ayah Asuh merupakan penguatan dari Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah yang telah dijalankan Pemkot Serang.

Apabila dalam gerakan tersebut para ayah didorong untuk mengantar anak ke sekolah, maka bagi anak-anak yatim yang kehilangan figur ayah, pemerintah berupaya menghadirkan pendampingan melalui peran ayah asuh.

Ia menilai perhatian kepada anak-anak yatim tidak cukup hanya dalam bentuk bantuan perlengkapan sekolah, tetapi juga perlu disertai dukungan emosional agar mereka tumbuh dengan rasa percaya diri dan tidak merasa kehilangan perhatian.

“Ini dukungan psikologis dan dukungan moral kepada mereka. Mereka tidak boleh merasa sendiri karena ada saya yang menjadi ayah bagi mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan Wali Kota Serang memiliki perhatian besar terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yatim di jenjang SD dan SMP.

Menurutnya, setiap kunjungan ke sekolah selalu dibarengi dengan penyerahan perlengkapan belajar.

Namun, yang lebih penting adalah membangun kedekatan emosional agar anak-anak merasakan kehadiran sosok yang memberikan kasih sayang dan motivasi.

“Pak Wali Kota ingin memastikan bukan hanya memberikan perlengkapan sekolah, tetapi juga memosisikan diri sebagai orang tua asuh bagi mereka,” kata Ahmad.

“Beliau ingin menunjukkan bahwa ada Wali Kota yang hadir dengan sifat kebapakan untuk mencintai anak-anak yatim,” lanjutnya.

Ahmad menambahkan, Program Ayah Asuh akan terus diperluas ke sekolah-sekolah di kecamatan lainnya, meliputi Taktakan, Kasemen, Walantaka, Cipocok Jaya, dan Serang.

Selain itu, Pemkot Serang akan melakukan pendataan anak-anak yatim di seluruh satuan pendidikan sebagai dasar penyusunan program pendampingan yang lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga seluruh anak yatim di Kota Serang dapat memperoleh perhatian dan dukungan yang sama.(Adt)

Rekomendasi untuk Dibaca

Suaraaspirasi.id