Penataan Kawasan Kumuh Domas Jadi Prioritas, Bupati Serang Dorong Permukiman Layak Huni

SERANG,Suaraaspirasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Desa Domas, Kecamatan Pontang, yang ditargetkan masuk dalam program penataan kawasan kumuh secara bertahap.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, penataan kawasan kumuh merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Ratu saat menerima audiensi sekaligus laporan rencana aksi dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang di Pendopo Bupati Serang.
Menurutnya, kondisi lingkungan permukiman memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur berskala besar, tetapi juga memastikan lingkungan tempat tinggal warga mendapatkan perhatian.
“Desa Domas, Pontang termasuk salah satu kawasan yang perlu segera kita tata. Kita tidak boleh membiarkan ada warga yang tinggal di lingkungan kumuh. Pemerintah hadir untuk menata agar lebih layak dan manusiawi,” ujar Ratu.
Ia menegaskan, program penataan kawasan kumuh tidak diarahkan pada penggusuran masyarakat. Sebaliknya, pemerintah mengedepankan pendekatan partisipatif dengan melibatkan warga, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan.
Penataan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembenahan infrastruktur dasar, sanitasi, drainase, jalan lingkungan, penyediaan air bersih, hingga ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kita tata bersama-sama. Mulai dari infrastruktur dasar, sanitasi, drainase, jalan lingkungan, sampai penyediaan ruang terbuka. Tujuannya satu, meningkatkan kualitas hidup warga Desa Domas,” katanya.
Perkim Petakan Titik Kawasan Kumuh
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Serang, H. Okeu Oktaviana, ST., M.Pd., menjelaskan, pihaknya telah melakukan identifikasi awal terhadap luasan serta karakteristik kawasan yang dinilai membutuhkan penanganan di Desa Domas.
Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan bentuk intervensi yang akan dilakukan pemerintah daerah.
Sejumlah program disiapkan, di antaranya peningkatan kualitas rumah melalui bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selain itu, pemerintah akan mendorong peningkatan kualitas infrastruktur permukiman berupa jalan lingkungan, drainase, serta penyediaan akses air bersih.
Aspek sanitasi juga menjadi perhatian melalui pembangunan jamban sehat dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Sementara untuk meningkatkan kualitas lingkungan sosial, penataan ruang publik dan penyediaan ruang terbuka hijau turut masuk dalam rencana program.
“Kami sudah petakan titik-titik kumuhnya. Tahap selanjutnya kami akan susun DED dan melibatkan warga melalui musyawarah. Target kami, perencanaan teknis selesai tahun ini dan pelaksanaan fisik dimulai secara bertahap pada 2027,” jelas Okeu.
Menurutnya, penataan kawasan tidak dapat dilakukan oleh satu perangkat daerah saja. Karena itu, Dinas Perkim akan memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BPN, Pemerintah Kecamatan Pontang, serta Pemerintah Desa Domas.
Sinergi lintas sektor tersebut diperlukan agar penanganan kawasan kumuh tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, lingkungan, legalitas lahan, dan keberlanjutan kawasan.
Wujudkan Domas yang Bersih dan Nyaman
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak masyarakat Desa Domas ikut berperan aktif dalam proses penataan. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dan keterlibatan warga sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan penataan kawasan memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Mari kita wujudkan Desa Domas yang bersih, tertib, dan nyaman untuk ditempati. Ini bukan hanya program pemerintah, tapi gerakan bersama untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Melalui program tersebut, Pemkab Serang berharap penataan kawasan kumuh di Desa Domas dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas permukiman sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat Kecamatan Pontang.(Adv)







