Tingkatkan Kapasitas Driver Ambulans Desa, UPTD PSC 119 Gelar Sosialisasi BHD di Tigaraksa

TIGARAKSA,Suaraaspirasi.id– Dalam upaya memperkuat layanan kegawatdaruratan di tingkat desa dan kelurahan, UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan “Sosialisasi Pelayanan PSC 119 dan Penanganan Bantuan Hidup Dasar (BHD)” di Aula Kecamatan Tigaraksa, Selasa (27/01/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung program unggulan Bapak Bupati Tangerang, yaitu Talenta Unggul Generasi Sehat (Tunas), khususnya dalam optimalisasi layanan Mobil Siaga atau Ambulans Desa.
Adapun para peserta undangan terdiri dari driver ambulans dan kader kesehatan dari 14 desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Tigaraksa hadir untuk meningkatkan kompetensi teknis mereka.
Sinergi Penyelamatan Nyawa
Acara yang dibuka langsung oleh Bapak Camat Tigaraksa ini berfokus pada penguatan peran seluruh stakeholder pengelola ambulans desa agar mampu berintegrasi dengan sistem PSC 119. Selain pengenalan sistem birokrasi layanan, para peserta juga dibekali materi teknis mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) oleh tim PSC 119 Kabupaten Tangerang.
Kepala UPTD PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Dina Mailina, menekankan bahwa keberadaan ambulans desa harus dibarengi dengan sumber daya manusia yang terampil.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap driver ambulans desa bukan sekadar pengemudi, tetapi juga memiliki keahlian dasar dalam memberikan pertolongan pertama sebelum pasien sampai ke fasilitas kesehatan,” ujar dr. Dina.
Pesan Edukatif dan Promotif
Dalam keterangannya, dr. Dina Mailina memberikan edukasi penting mengenai krusialnya penanganan medis awal di tingkat masyarakat.
“Bantuan Hidup Dasar atau BHD adalah keterampilan penyelamatan nyawa yang sangat vital. Menit-menit awal saat terjadi henti napas atau henti jantung adalah waktu yang sangat kritis. Jika driver dan kader di desa sudah paham langkah-langkah BHD yang benar, risiko kefatalan bisa ditekan secara signifikan,” jelasnya.
Beliau juga mempromosikan kemudahan akses layanan PSC 119 yang kini semakin terintegrasi dengan layanan desa. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 119.
Layanan ini adalah jembatan tercepat menuju pertolongan medis darurat. Dengan ambulans desa yang semakin kompeten dan sistem 119 yang siaga 24 jam, kita bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tangerang yang lebih sehat dan tanggap darurat,” pungkas dr. Dina.(Dvd)







