DBMSDA Kabupaten Tangerang Percepat Perbaikan Jalan, Tingkatkan Konektivitas dan Kenyamanan Masyarakat

Kabupaten Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Sejumlah ruas jalan rusak di wilayah Pakuhaji–Sepatan dan Cituis–Jati Gintung mulai diperbaiki secara bertahap sebagai bagian dari program prioritas daerah.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa perbaikan jalan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Proses pengerjaan ditargetkan berlangsung selama empat hingga lima bulan ke depan dengan fokus pada titik-titik kerusakan yang membutuhkan penanganan segera.
Salah satu ruas yang menjadi prioritas adalah Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan atau dikenal sebagai Jalan Gardu–Tanah Merah yang menghubungkan Kecamatan Pakuhaji dan Sepatan. Dari total panjang jalan sekitar 8,47 kilometer, terdapat sekitar 722 meter yang mengalami kerusakan parah dan saat ini tengah dilakukan perbaikan permanen dengan lebar jalan 7 meter.
Untuk proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,4 miliar guna memastikan kualitas jalan yang lebih baik dan tahan lama.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan pada Jalan Raya Cituis–Jati Gintung di Kecamatan Sukadiri. Pada ruas ini, perbaikan mencakup panjang 687 meter dengan lebar 7 meter, yang didukung anggaran sekitar Rp6,2 miliar.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menambahkan bahwa selain dua ruas tersebut, pihaknya juga tengah menyiapkan perbaikan permanen pada sejumlah jalan lainnya, seperti Jalan Raya Cikupa–Pasar Kemis, Jalan Pejamuran Ceplak, dan Jalan Cangkudu Cisoka yang saat ini masih dalam proses tender.
Menurutnya, program peningkatan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menghadirkan konektivitas yang lebih baik antarwilayah.
“Perbaikan ini tidak hanya dilakukan pada satu atau dua ruas jalan, tetapi mencakup ratusan titik di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 220 titik yang menjadi target penanganan,” jelas Iwan.
Selama proses pengerjaan berlangsung, kendaraan bertonase besar untuk sementara waktu dibatasi melintas guna menjaga keselamatan dan kelancaran pekerjaan. Setelah perbaikan selesai, ruas jalan akan kembali difungsikan secara normal.
Melalui program ini, DBMSDA Kabupaten Tangerang berupaya menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih berkualitas, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan publik dalam mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Adv)







